KPU Karimun Lantik 5.467 KPPS, Untuk 781 TPS se Kabupaten Karimun

RiauKepri.com, KARIMUN – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Karimun melantik 5.467 orang petugas Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS ), yang akan bertugas di 781 Tempat Pemungutan Suara (TPS ) se Kabupaten Karimun, untuk Pemilu yang akan berlangsung pada Tanggal 14 Februari Tahun 2024, pelantikan tersebut serentak Kamis (25/01/2024) di setiap Kecamatan

Suhermita salah seorang anggota KPU Kabupaten Karimun Divisi Sosialisasi Pendidikan Pemilih dan SDM,, mengatakan anggota KPPS tersebut di lantik di beberapa tempat di Kelurahan dan Desa, setiap Kecamatan, mereka di lantik oleh PPS atas nama ketua KPU Karimun, prosesi pelantikkan di ikuti oleh ke 7 anggota KPPS, dan bagi yang berhalangan hadir karena alasan yang dapat di terima, mereka bisa mengikuti via zoom , ujar Suhermita

Lebih jauh sambung Mita, perekrutan anggota KPPS sudah di mulai dari tanggal 11 Desember Tahun 2023 lalu, di masing-masing sekretariat Panitia Pemungutan Suara ( PPS) yang berada di 71 desa dan kelurahan di 14 Kecamatan se Kabupaten Karimun , hasil penelitian administrasi calon anggota KPPS sudah di umumkan pada tanggal 23 Desember Tahun 2023 yang lalu, KPU juga memberikan ruang untuk tahapan tanggapan dan masukan masyarakat terhadap nama nama yang di umumkan di kantor-kantor kelurahan, ujar Mita

Baca Juga :  Ka Kankemenag Karimun Resmikan Pemakaian Kantor Urusan Agama Ungar

Seluruh anggota KPPS yang sudah di lantik sambung Mita juga akan mengikuti bimbingan teknis ( bimtek ) secara berjenjang , “Tanggal 23 Januari lalu kami sudah melakukan bimbingan teknis terkait penghitungan dan pemungutan suara (Tunsura) dan penggunaan aplikasi Sirekap (Sistem Informasi Rekapitulasi Suara) kepada 283 orang PPK dan PPS se Kabupaten Karimun, mereka nanti yang berkewajiban melakukan bimtek terhadap KPPS.” ungkap Mita

Mita menjelaskan Seluruh anggota KPPS harus paham apa tugas mereka masing-masing dari KPPS 1 sampai 7, regulasi yang mengatur terkait pemungutan dan penghitungan surat suara di TPS nanti juga harus di jelaskan, sesuai dengan keputusan KPU Nomor 66 Tahun 2024 tentang pedoman teknis pelaksanaan pemungutan suara dalam pemilihan umum legislatif dan pasangan calon presiden dan wakil presiden Tahun 2024, jelas Mita

Baca Juga :  Tampung Aspirasi Warga, Kecamatan Ungar Dapat Perbaikan Ponton

“KPPS merupakan wajah KPU, saat pemungutan dan pengihitungan suara di TPS, oleh karena itu semua anggota di lakukan bimtek agar paham dan mengerti tugas dan regulasi yang harus mereka jalan,” ungkap Mita (RJ)

Related Articles

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *